Remy Sylado: Wafat dalam Balutan Karya

Remy Sylado, sapaan akrab masyarakat terhadap sastrawan ini, telah wafat pada Senin (12/12). Tokoh cerdas yang telah berjasa banyak dalam bidang sastra, musik, dan film mewariskan seluruh karyanya pada kita semua.

Istrinya, Emmy Tambayong, mengkonfirmasi hal ini dan memberitahukan rencana pemakaman. “Sekitar 30 menit lalu meninggalnya. Rencananya akan dimakamkan siang menjelang sore, karena jenazah masih disemayamkan di kediaman kami,” melansir dari CNNIndonesia.com (12/12).

Penyebab dari kematiannya ini adalah penyakit yang sudah cukup lama diidap. Dikatakan bahwa Remy Sylado mengidap penyakit hernia. Namun tak hanya itu, Remy juga mengidap penyakit stroke dan katarak. Sayangnya, tak semua penyakit ini bisa langsung dioperasi karena usianya yang sudah lanjut.

Karya sastranya yang terkenal, diantaranya adala Puisi Mbeling. Dengan menciptakan puisi seperti ini, semakin banyak pemuda yang terjun ke dunia sastra. Puisi ini memang terkesan main-miain, tapi sebetulnya mengandung pesan yang baik.

Ini juga merupakan sebuah bentuk kritik terhadap para sastrawan Indonesia yang notabene menciptakan puisi hanya dimengerti oleh diri mereka sendiri. Puisi Mbeling merupakan kumpulan puisi yang mengandung bahasa yang mudah dimengerti, sehingga menambah warna dalam dunia sastra Nusantara.

Selain itu, karya-karyanya juga mengandung kata-kata yang indah. Ada banyak kosakata lama yang sudah jarang digunakan, namun tertulis dalam karyanya. Belum lagi, dia adalah orang yang pandai menguasai beberapa bahasa. Semua hal ini, menjadi ciri khas Remy sebagai seorang sastrawan.

Pada hari ini, dia berpulang dengan membalut dirinya dalam karya. Jasamu akan selalu kami kenang, Remy Sylado. **auh

Foto: Tribun News

Baca juga:  Nasib Film Indonesia Pasca Pandemi

By FOKAL

Faktual, objektif, dan kontekstual.