EVOLUSIA: Fashion Tendance Bergengsi Karya Mahasiswa

Evolusia, yang merupakan fashion show yang diadakan oleh Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Kristen Maranatha merupakan event bergengsi hasil karya mahasiswa.

Acara ini dihadiri oleh beberapa tokoh penting dalam fashion, seperti Poppy Dharsono (Ketua APPMI) dan Harry Ibrahim (Ketua APPMI Jawa Barat). Terlebih, ada juga Dr. Krismanto Kusbiantoro, S.T., M.T., CIQaR. (Wakil Rektor UK Maranatha) dan beberapa sponsor lain yang berkontribusi untuk mewujudkan acara ini.

Dalam press conference, para sumber mengatakan bahwa acara ini menunjukan sinergi antara pelaku fashion dengan elemen-elemen yang ada, seperti pabrik tekstil, pengrajin batik, dan industri lainnya. Harry Ibrahim mengatakan bahwa keterlibatan dunia pendidikan juga sangat bermanfaat untuk mengasah kemampuan siswa dalam membuat sebuah show.

Keterlibatan dunia pendidikan sangat diharapkan, karena dengan ini, mahasiswa bisa mendapatkan pengalaman berharga dan belajar bagaimana cara membuat sebuah fashion show,” ujarnya.

Intercontinental General Manager, Yasmin Maulidia, merasa senang dapat menjadi tuan rumah dari acara Evolusia tahun ini. Di tahun 2015, hotel juga pernah mengadakan kerjasama; namun sempat terhambat kembali oleh pandemi yang terjadi. Ia berharap Intercontinental dapat terus menjalin hubungan baik dengan dunia fashion.

Acara Evolusia semakin memukau saat seluruh karya akhir para mahasiswa Fashion Design dipertunjukkan di hadapan para penonton. Audrey, Verrel, dan Kirana, merupakan tiga mahasiswa berprestasi yang berhasil mendapatkan penghargaan atas rancangan dan konsep yang mereka buat. Keunikan ide yang mereka presentasikan patut mendapat acungan jempol dari khalayak.

Desain saya terinspirasi dari penyakit asbestosis yang terjadi akibat aktivitas penambangan di Afrika. Saya berharap para pekerja industri fashion dan non fashion perlu menghargai pekerjaan di balik layar,” ucap Verrel.

Baca juga:  Evolusia X Maranatha: Memaknai Ulang Fashion di Tengah Pandemi

Selain karya dari ketiga mahasiswa ini, ada 20 karya lain yang tak kalah memukau. Setiap model yang berjalan di atas catwalk merepresentasikan karya para desainer dengan baik. Di tiap konsep dan desain yang ditonjolkan, ada cerita bermakna di baliknya.

Poppy Dharsono menyampaikan kebanggaannya pada APPMI dan seluruh pihak yang terlibat. Ia merasa senang dengan adanya kolaborasi antara satu sama lain. Mirip dengan yang disampaikan Harry Ibrahim, acara ini disebut dapat menunjukan talenta mahasiswa dalam dunia desain.

Saya merasa senang dan bangga atas APPMI dan seluruh pihak yang terlibat. Dengan mengadakan acara ini, para mahasiswa dapat menunjukkan talenta mereka dalam dunia fashion,” ucapnya. **auh

Foto: Evolusia 2022

By FOKAL

Faktual, objektif, dan kontekstual.