Press "Enter" to skip to content

Menembus Waktu di Sisyphus: The Myth

Perjalanan memembus waktu alias time traveling selalu menarik. Orang selalu penasaran membayangkan kemungkinan kembali ke masa silam lantas memperbaiki apa yang pernah terjadi atau lompat ke masa depan demi melewati masa kini yang mungkin tidak sesuai harapan. Rasa penasaran itu yang tidak dilewatkan sutradara Korea, Jin-Hyeok, untuk membuat Sisyphus: The Myth.

Bertemakan time traveling, drama seri ini menarik meski alur ceritanya mungkin terkesan biasa.

Adegan pembuka seri terbilang menegangkan. Han Tae-sul (Cho Seung-woo), CEO Quantum and Time yang ceritanya adalah salah satu perusahaan besar di Korea, berhasil menyelamatkan dirinya dan ratusan penumpang dari kecelakaan pesawat. Sejak itu kejadian aneh mengikutinya. Ia tiba-tiba menjadi target pengejaran dari beberapa pihak karena mesin waktu yang akan diciptakannya di masa depan.

Untungnya, dia selalu diselamatkan oleh seorang perempuan misterius yang berasal dari masa depan, Gang Seo-hae (Park Shin-hye). Seo-hae berasal dari waktu dimana Korea sudah luluh-lantak akibat perang nuklir. Perempuan itu kembali ke masa kini dengan misi menyelamatkan Han Tae-sul yang dipercaya bisa mencegah terjadinya perang.

Sebenarnya, jalan cerita dari awal cukup menjanjikan, dilengkapi dengan hadirnya pemeran pembantu yang menarik pula. Kesan misterius dan teka-teki begitu terasa. Park Shin-hye juga bisa dibilang berhasil memerankan Seo-hae yang tangguh dengan sangat apik.

Sayangnya, chemistry antara Seo-hae dan Tae-sul mungkin agak kurang. Ditambah sejak tokoh antagonisnya ketahuan, lanjutan cerita terasa terlalu mudah diprediksi.

Cerita pemeran pembantu juga tidak terlalu mendapat tempat. Padahal banyak yang cukup potensial. Cerita kakak Tae-sul yaitu Han Tae-san (Heo Joon-seok), atau latar belakang teman dekat Tae-sul yang nantinya berbalik jadi musuh, Eddy Kim (Tae In-ho) sebenarnya akan lebih menarik jika turut dikembangkan.

Baca juga:  Midnight Diner: Kisah Hidup dalam Makanan Jepang

Tentu masih banyak hal yang patut diacungi jempol. Penggunaan CG-effect yang menarik adalah warna tersendiri seri ini. Sisyphus: The Myth terbilang berhasil saat menggambarkan situasi Korea yang hancur parah, demikian pula adegan laga yang banyak dilakoni Park Shin-hye.

Akting aktor veteran Sung Dong-il (Park Hyeong-do) dengan cerita Asia Mart-nya serta Kim Jong-tae yang berperan sebagai ayah Gang Seo-hae juga mencuri perhatian.

Saya sempat mengira endingnya akan ditutup dengan klasik bahwa kebaikan akan melunakkan hati yang keras dan mendamaikan kejahatan. Tapi, ternyata drama keluaran JTBC Korea ini tidak seklasik itu. Enam belas episodenya kini telah tayang di Netflix, cukup menarik untuk jadi alternatif tontonan K-Drama. **HW

Bagikan