menhan prabowo

Kalau ada yang mempertanyakan, berarti belum ngerti urusan diplomasi pertahanan.

Demikian presiden Jokowi berkomentar awal tahun lalu terkait rangkaian kunjungan luar negeri yang dilakukan Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto. Menurut presiden saat itu, semua kunjungan ini sudah dibicarakan panjang sesuai dengan kepentingan negara di sektor pertahanan.

Agenda itu tetap jalan terus. Meski masih menghadapi risiko pandemi Covid-19, Menhan di bulan Oktober ini punya agenda kunjungan ke tiga negara Barat, yaitu Amerika Serikat, Austria dan Perancis.

Dalam keterangan Juru Bicara Menhan, Dahnil Anzar Simanjuntak, Rabu (21/10) kunjungan kali ini membahas sejumlah kerja sama yang telah direncanakan sebelumnya, baik terkait kerjasama keamanan, pelatihan bersama maupun pembelian alutsista.

Fokus Pak Prabowo di awal kerjanya kan memang pada modernisasi alutsista kita. Jadi wajar kalau ini dilakukan,” ungkap Dahnil meski tidak merinci soal pembelian alutsista atau kerja sama seperti apa yang dibahas dalam kunjungan tersebut.

Sementara itu sejumlah pengamat hubungan internasional menilai ini merupakan strategi lobi Indonesia. Akademisi Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana, menilai kerja sama pertahanan Indonesia dengan sejumlah negara akan semakin kuat. Kunjungan Prabowo ke Amerika Serikat menurut Hikmahanto sebagai strategi menghadapi Tiongkok.

Yang pasti kerja sama pertahanan dengan beberapa negara akan semakin diperkuat. Kalau dengan AS kan memang mengundang Menhan sebagai strategi menghadapi Tiongkok,” ungkap Hikmahanto sebagaimana dikutip Detik, Kamis (22/10).

Sementara itu kunjungan ke dua negara Eropa tadi selain memperkuat kerjasama pertahanan, juga diperkirakan sebagai bagian dari upaya membeli pesawat tempur milik Angkatan Udara Austria dan melihat produsen alutsista Perancis.

Menurut pria yang juga Rektor Universitas Jenderal Ahmad Yani (UNJANI) ini, lobi tersebut tidak berarti Indonesia akan condong ke Amerika Serikat dan sekutunya, namun lebih memberi perspektif seimbang akan kerja sama Indonesia di banyak bidang.

Baca juga:  Indonesia Peringkat 33 Kemudahan Akses Listrik

Prabowo memang sejauh ini cukup dekat dengan kalangan militer dan industri pertahanan Barat. Sebagai alumnus Special Forces Officer Course di Fort Benning, Prabowo dinilai punya koneksi dengan sejumlah petinggi militer negara-negara Barat. **RS

Foto: Detik

By FOKAL

Faktual, objektif, dan kontekstual.