Press "Enter" to skip to content

Enola Holmes: Pemecah Misteri yang Dinamis

Penggemar cerita misteri atau bukan, hampir dipastikan pernah mendengar nama Sherlock Holmes. Selain novelnya yang laris manis, beberapa film layar lebarnya, maupun mini serinya yang diperankan oleh Benedict Cumberbatch juga amat terkenal.

Sherlock juga sering disebut dan dijadikan referensi di banyak karya populer. Misalnya saja manga terkenal Detective Conan. Tapi apakah Anda pernah mendengar mengenai saudarinya, Enola Holmes?

Jika cerita Sherlock bersumber dari karya klasik novelis Inggris Sir Arthur Conan Doyle, maka kisah Enola baru dikembangkan oleh novelis Amerika, Nancy Springer sejak tahun 2006. Cerita ini pun kini diangkat ke layar lebar.

Film yang dirilis oleh Netflix akhir Septermber ini mendapat review yang cukup positif. Kebanyakan memuji performa Millie Bobby Brown yang memerankan karakter utama sebagai Enola Holmes.

Film ini bercerita petualangan Enola mencari ibunya yang hilang. Sebagai anak paling kecil dan perempuan dalam keluarga Holmes, ia tidak seperti anak perempuan lain di masanya. Ia pandai dan berwawasan luas karena banyak membaca.

Sang ibu, Eudoria Holmes (Helena Bonham Carter), banyak mengajarinya bermacam hal mulai dari melukis, bermain catur, menerjemahkan kode, sampai bela diri.

Mendengar kabar hilangnya sang ibu, kedua kakak, Sherlock (Henry Cavill) dan Mycroft (Sam Claflin) segera kembali ke rumah keluarga yang sudah lama mereka tinggalkan. Bertemu Enola di stasiun kereta, mereka tidak mengenalinya karena sudah lama tidak pulang dan karena Enola tidak berpakaian seperti layaknya perempuan lain.

Dengan segera Mycroft menyimpulkan bahwa Enola kurang mendapat pendidikan seperti seharusnya dan memutuskan untuk menyekolahkannya di sekolah Miss Harrison (Fiona Shaw). Namun, di malam sebelum dijemput oleh Miss Harrison, Enola memecahkan kode dari ibunya. Ia pun memutuskan kabur dari rumah untuk mencari sang Ibu.

Baca juga:  It’s Okay To Be Not Okay: Mengintip Kesehatan Mental dari Drama

Dalam perjalanan di kereta, ia tidak sengaja bertemu dengan bangsawan muda, Viscount Tewkesbury (Louis Partridge) yang juga melarikan diri dari rumah. Segera saja mereka terlibat masalah karena ternyata sang Viscount dikejar oleh pembunuh bayaran.

Berhasil melarikan diri dari kejaran pembunuh bayaran di kereta, mereka berpisah di London. Tapi perpisahan itu tidaklah lama, karena hilangnya ibu Enola ternyata ada hubungannya dengan pengejaran Tewkesbury.

Enola pun berusaha memecahkan kasus sambil mencari tahu keberadaan sang Ibu, juga menghindari kedua kakaknya yang mencari dirinya di waktu bersamaan.

Banyak aktor tenar yang mengisi peran di film ini, memang menjadi daya tarik mengapa Enola bisa laris. Yang tak kalah menarik untuk disaksikan juga panorama desa, hutan dan kastil khas Inggris yang sering Anda temui di film-film adaptasi novel Inggris klasik macam Jane Austen, Narnia atau Little Women.

Akting Brown juga patut diacungi jempol. Ia berhasil menampilkan karakter Enola yang dinamis, aktif, berwawasan, dan juga berani tampil berbeda.

Alih-alih gaya tenang dan rinci ala Sherlock, kita bisa melihat sosok pemecah misteri yang lebih dinamis dan menantang dalam diri Enola. **HW

Foto: Netflix

Bagikan