Press "Enter" to skip to content

Bali Dibuka Kembali untuk Wisata

Sejak Kamis (9/7) Bali telah dinyatakan kembali membuka kegiatan pariwisata. Pembukaan tersebut dilakukan secara bertahap, dimulai dari wisata bagi warga setempat.

Rencananya, wisatawan Nusantara dari luar Pulau Bali akan mulai diizinkan berkunjung pada 31 Juli 2020. Sedangkan untuk wisatawan mancanegara, pembukaan tersebut baru dimulai pada 11 September 2020 nanti.

Ini merupakan bagian dari keseluruhan rencana Bali New Normal, yang telah diagendakan sejak bulan lalu. Segala persiapan yang dibutuhkan tengah digodok antara pemerintah provinsi, pemerintah daerah tingkat dua dan DPRD di Bali.

Bersamaan dengan itu, pemerintah provinsi juga akan menetapkan kontribusi tambahan bagi wisatawan mancanegara lewat aplikasi Love Bali. Kontribusi ini dianggap penting bagi pengembangan pariwisata yang meminimalisasi penyebaran Covid-19.

“Kita sudah siapkan regulasinya dan sudah disetujui mendagri. Nanti setiap wisman yang masuk harus isi aplikasi itu dulu,” ungkap Gubernur Bali Wayan Koster saat menyampaikan pidatonya dalam rapat paripurna ke-9 masa persidangan II tahun 2020 DPRD Bali, Senin (13/7).

Dalam persiapan terkait protokol kesehatan, gubernur mengaku sedang berupaya untuk meningkatkan kapasitas uji sampel swab.

bali

“Kapasitas ini harus kita lengkapi sehingga nantinya kalau wisatawannya belum membawa surat keterangan negatif swab dari negaranya, dia wajib ikut uji swab di Bali dan itu berbayar,” kata Gubernur Koster.

Contoh lain terkait protokol kesehatan adalah soal pembatasan kepadatan pengunjung. Pada saat dibuka Kamis lalu, wisata pantai di wilayah Denpasar dan Badung, misalnya, membatasi hanya boleh ada 75 orang di setiap titik pantai.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Putu Astawa, seperti dikutip Kompas (9/7), juga menambahkan bahwa Bali tengah melakukan persiapan guna membuat calon wisatawan merasa aman dan nyaman saat berlibur ke Bali dengan cara membuat sertifikasi di industri pariwisata.

Baca juga:  Presiden: Harus Tegas dan Sigap Cegah Kebakaran Hutan

Menurutnya, sertifikasi tersebut bisa memberi keyakinan bahwa Bali mengedepankan kesehatan serta keselamatan wisatawan selama era new normal. **RS

Foto: Unsplash