Press "Enter" to skip to content

Make-up dan Kekuatan Baru Laninka Siamiyono

Sekitar sepuluh tahun Laninka Siamiyono menutup diri. Penyakit langka yang dideritanya itu membuatnya kehilangan rasa percaya diri.

Laninka mengidap penyakit autoimun yang menyerang persendian, dikenal dengan nama autoimun rheumatoid arthritis. Gejala itu dirasakannya sejak ia berusia 13 tahun.

“Badanku itu ngerasa linu, nekuk tangan, berlutut atau sujud itu aku nggak bisa, sakit banget. Tapi awalnya masih bisa jalan, ya meskipun kayak robot,” ungkapnya menggambarkan kondisi yang dialaminya kala itu.

Sempat beberapa kali menjalani perawatan yang membuatnya semakin sakit, Laninka akhirnya harus duduk di kursi roda setelah dua tahun gejala itu muncul.

Ia sempat frustasi dengan hidupnya sendiri. Perempuan asal Tangerang itu menarik diri dari pergaulan dan menjauhi teman-temannya. Aktivitasnya di rumah hanyalah nonton dan tidur.

Sebagai seorang yang terbilang religius ia bahkan sempat ‘ngambek’ kepada Tuhan, tak habis pikir kenapa keadaannya bisa seperti ini.

Rupanya Tuhan punya cara tak terduga untuk memulihkan semangat hidupnya. Siapa sangka awal pemulihan itu bermula dari sebuah produk eyeliner.

Seorang temannya yang berjualan produk komestik menghubunginya untuk menjajakan barang.  “Waktu itu aku nggak tau cara pakai makeup. Aku beli barang dagangannya karena aku ingin bantu dia saja,” kenang Laninka dalam beberapa kali testimoni.

Dengan bantuan asisten pribadi yang selama ini menemaninya, Laninka mencoba eyeliner tersebut di depan cermin. Ia sempat kaget menyaksikan bentuk matanya jadi lebih cantik saat dipoles dengan produk celak itu, layaknya bintang K-Pop. Ada sesuatu yang membuatnya lebih percaya diri.

Sejak saat itu, perempuan kelahiran Jakarta 29 tahun silam itu punya kesibukan baru. Ia belajar makeup dengan tekun dengan membaca dan melihat sekian banyak video tutorial dari para beauty vlogger.

Baca juga:  Log Zhelebour: Legenda Tersembunyi di Balik Rock

Ia yakin dirinya punya hak untuk mendapatkan hal yang diinginkan. Rasa percaya diri pun kian tumbuh.

Sejak tiga tahun lalu ia memulai channel youtube tentang tutorial makeup, dengan nama channel The Wheelchair Girl. Meski kesulitan untuk merias diri sendiri, perempuan yang suka tampil dengan hijab berwarna polos itu tak kekurangan kreativitas. Ia memakai bantuan tongkat dengan brush serta beberapa alat lain.

Laninka Siamiyono

“Awalnya cuma makeup buat kumpul dan main bareng teman. Tapi teman-teman menilai makeupku bagus, mereka menyarankan coba deh buat Youtube channel, akhirnya aku bikin, dengan tujuan membantu kaum difabel untuk percaya diri, kamu berhak kok tampil cantik pakai makeup,” ungkapnya.

Meski channelnya belum sebesar beauty vlogger kondang, tapi apa yang dilakukan Laninka dirasa sangat inspiratif. Ia bahkan tak berhenti sekedar membuat konten vlog.

Laninka menggagas gerakan “Lipstick untuk Difabel”, dimana orang boleh menyumbangkan lipstik baru dengan merek apa pun. Nantinya akan dibagikan kepada para penyandang disabilitas. Ia pun menggagas kelas khusus tutorial makeup bagi orang-orang yang punya keterbatasan gerak tubuh.

Satu hal yang diyakininya, makeup bukanlah sekedar polesan yang membuat seseorang tampil lebih menarik di mata orang lain. Tapi lewat makeup orang punya keberanian untuk menampilkan dirinya dalam versi terbaik yang ia mau dan bisa.

Hak untuk tampil lebih baik itu bukan hanya dimiliki oleh beberapa gelintir orang, tapi oleh siapa saja termasuk rekan-rekan yang difabel.

Laninka telah mengalami, bagaimana makeup memberinya kekuatan baru untuk bangkit. **RS

Foto: Instagram/Laninka

Bagikan