Press "Enter" to skip to content

Kecelakaan Karena Pilot Ngobrol, Pakistan Selidiki Lisensi Terbang

Pakistan diberitakan akan memecat ratusan pilot setelah laporan adanya praktik perjokian dalam ujian lisensi terbang.

Kepala Badan Penerbangan Negara Pakistan, Ghulan Sarqar Khan, menyebut bahwa 262 dari 860 pilot aktif di Pakistan, mengantongi lisensi terbang dengan menempuh cara yang tidak sah.

Pernyataan ini disampaikan Khan saat memaparkan temuan awal investigasi insiden kecelakaan Pesawat Pakistan International Airlines (PIA) yang menewaskan 97 penumpang pada 22 Mei lalu.

Laporan penyelidikan awal mengungkapkan bahwa para pilot dalam kecelakaan dalam penerbangan dari Lahore tersebut tampaknya asyik mengobrol tentang Covid-19 sehingga mereka mengabaikan sejumlah peringatan dan tanda bahaya tentang kecepatan, jarak tempuh tanah dan roda pendarat yang tidak turun.

Kecelakaan yang begitu dahsyat itu terjadi menjelang malam Idul Fitri, ketika banyak warga Pakistan melakukan perjalanan pulang untuk mengunjungi kerabat. Peristiwa ini hanya beberapa hari setelah Pakistan melanjutkan kembali penerbangan, yang sebelumnya dihentikan sebagai tanggap terhadap pandemi virus corona.

loading…



“Seratus persen pesawat layak untuk terbang. Kesalahan ini ada pada pilot,” ungkap Khan dikutip Al-Jazeera (26/6). Menurutnya para pilot telah tiga kali diberi tahu oleh pengatur lalu lintas udara bahwa posisi pesawat terlalu tinggi untuk mendarat, namun pilot tidak menaruh perhatian pada instruksi ini.

“Pesawat menyentuh landasan sebelum melepaskan roda pendaratan sehingga terjadi benturan pada sisi mesin yang menyebabkan percikan api dan gagal mesin,” simpul Khan.

Kesalahan fatal ini telah membuat Maskapai PIA segera memeriksa keseluruhan syarat profesional para pilotnya. Perusahaan penerbangan terbesar dan milik negara Pakistan ini pun telah merumahkan sekitar 150 pilot yang dicurigai bermasalah dengan lisensi terbangnya.

Hal serupa juga akan diterapkan pada seluruh maskapai lain di Pakistan. “Ini bukan cuma persoalan satu maskapai, PIA, tapi keseluruhan industri penerbangan di Pakistan,” tegas Khan.

Baca juga:  Sudah Siap Bertarung, Thathie Di Rumah Saja

Praktik tidak legal dalam ujian lisensi terbang telah menjadi masalah yang mencuat belakangan ini di Pakistan. Sejak awal tahun 2019 sejumlah kecelakaan karena kelalaian pilot telah diselidiki dengan mendalam dan diduga terkait kompetensi terbang. **RS

Ilustrasi: reuters

loading…