Press "Enter" to skip to content

Dokter Menangis: Jawa Timur Catat Angka Kematian Covid-19 Tertinggi

Kamis kemarin (11/6), Jawa Timur mencatatkan 22 kasus kematian baru akibat Covid-19.

Angka ini menempatkan Jatim sebagai provinsi dengan kematian Covid-19 tertinggi di Indonesia. Sudah ada 575 kasus kematian di provinsi ini, melampaui angka kematian di DKI Jakarta di kurun waktu yang sama sebanyak 537 kasus.

Secara keseluruhan, di Jatim terdapat 7.096 kasus positif. Meski masih lebih rendah dari Jakarta, sebagian besar kasus ini masih aktif. Persentase kasus aktifnya lebih dari 64 %, sementara di Jakarta tinggal 53%.

dr. Joni Wahyuhadi, ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim, mengaku sangat prihatin setiap kali mendengar kabar kematian pasien Covid-19.

Dalam pengalamannya bertugas selama ini, dr. Joni menyebut bahwa ancaman Covid-19 pada pasien sangat sulit diprediksi. Beberapa kasus yang diperkirakan akan membaik ternyata berujung kematian, sementara ada pula kasus yang parah cenderung membaik.

“Saya sebenarnya menangis setiap hari dalam hati karena selalu mendapatkan laporan pasien meninggal akibat Covid-19,” ungkap Joni dikutip Kompas.com, Jumat (12/6).

“Tak ada yang bisa kami sampaikan selain mengimbau pada masyarakat agar tetap menjalankan protokol kesehatan seperti memakai masker dan physical distancing untuk mencegah penyebaran Covid-19,” lanjutnya.

loading…



Kota Surabaya menjadi tempat terbanyak kasus positif di Jatim. Masa PSBB yang sudah akan memasuki transisi di kota dan wilayah sekitarnya belum mampu menurunkan laju penyebaran wabah virus Corona baru ini.

Dalam sehari kemarin, ibukota Jatim ini menambah 117 kasus positif. Persebaran orang dalam pantuan (ODP) juga cukup tinggi mengingat mobilitas masyarakat yang sudah semakin aktif.

Meski dikritik para epidemolog sebagai langkah tergesa-gesa, penerapan PSBB transisi Kota Surabaya Raya yang meliputi Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik direncanakan akan tetap pada rencana semula.

Baca juga:  Pandemi Covid-19, Angka Kelahiran Melonjak

Usulan untuk menerapkan PSBB transisi berasal dari kepala daerah di tiga wilayah tersebut, termasuk Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

“Saya khawatir di beberapa area itu kondisi warganya sudah mulai banyak yang mengeluh, mereka tidak bisa mencari makan,” demikian Risma berkomentar di awal pekan ini.

Tarik ulur antara kepentingan ekonomi dan kekhawatiran akan penyebaran wabah memang menjadi dilema besar.

Yang jelas tangis sedih para tenaga kesehatan saat merawat pasien Covid-19 yang terbaring lemah, nampaknya belum segera berakhir. **RS

loading…