Mendadak Senja di Repulse Bay

Umumnya orang berwisata ke Hong Kong akan menghabiskan waktu untuk berbelanja, bermain ke Disneyland Hong Kong atau menikmati kuliner.

Tidak jarang itu dilakukan berbarengan dengan kegiatan bisnis atau keperluan lain.

Hong Kong memang identik dengan hutan beton. Obyek pemandangan alam yang asri terbilang jarang.

Memang ada tempat yang sering dikunjungi untuk melihat langit luas dan terbuka, seperti Victoria Harbour. Ada pula Victoria Peak, untuk melihat panorama dari ketinggian.

Tapi, ya itu tadi, Hong Kong tetaplah didominasi oleh gedung tinggi, pusat belanja, kuliner dan hiburan modern.

Saya sendiri dari beberapa kesempatan mengunjungi Hong Kong, kebanyakan adalah duty trip kantor. Biasanya waktu bebas hanya di malam hari.

Karena malam, biasanya saya hanya mengunjungi tempat di sekeliling hotel atau yang bisa dijangkau MTR.

loading…


Tapi, satu kali saya punya kesempatan lain saat berlibur dengan Madame. Hari itu karena agak malas, saya hanya merencanakan kami mengunjungi Victoria Peak lalu kembali ke hotel.

Namun, karena masih siang, tercetuslah ide mengunjungi Repulse Bay. Kebetulan masih satu daerah dan dilewati bus yang kami naiki. Hanya belasan kilometer dari Victoria Peak.

Kami tiba di Repulse Bay sekitar jam 4 sore. Matahari masih lumayan terik.

Dok. Repulse Bay.

Sebenarnya saya bukan “anak pantai”, jadi awalnya tidak punya ekspektasi apa-apa. Tapi begitu sampai, saya cukup terpesona…

Muasal nama Repulse Bay memiliki beberapa versi cerita. Ada yang mengatakan bahwa dulu teluk ini adalah basis bajak laut, sebelum akhirnya dikalahkan Inggris. Ada pula yang menyebut kapal perang Britania, HMS Repulse, pernah ditempatkan di sana.

Tidak ada bukti konkrit atas cerita-cerita tersebut. Saat ini Repulse Bay lebih dikenal sebagai salah satu area termahal di Hong Kong.

Baca juga:  Masih Ingat Demam Telenovela?

Menyusuri pinggiran pantai, saya tiba di Zhenhai Tower Park. Terdapat gerbang besar berwarna merah menyala, dikelilingi patung dewa-dewi tradisional Tionghoa.

Dok. Dewi Kwan Im.

Di atas platform taman, terdapat dua patung berukuran raksasa, figur Dewi Kwan Im dan Dewi Laut Tin Hau. Di sekitarnya masih banyak patung lain. Ada juga jembatan panjang umur, agak menjorok ke laut.

Paduan kontras antara orang-orang yang bersantai dan kesan sakral dari taman tersebut menjadi daya tarik tersendiri Repulse Bay. Apalagi dibalut suasana mentari yang mulai tenggelam.

Kunjungan mendadak ini menjadi kenangan hangat. **HW

loading…


About FOKAL

[Hoax] Jangan bilang siapa-siapa.