Press "Enter" to skip to content

Hospital Playlist: K-Drama Tanpa Drama

Plot mencengangkan serta momen mengaduk emosi telah lama menjadi ciri drama-drama Korea atau K-Drama.

Namun, saat berkali-kali disajikan suguhan serupa, rasanya kita juga butuh variasi cerita yang adem nan damai. Tanpa drama berlebih.

Jika demikian, K-Drama seri Netflix yang satu ini patut dimasukkan dalam daftar tontonan.

Pecinta drakor pastilah tidak asing dengan sutradara Shin Won-ho dan penulis naskah Lee Woojung. Keduanya sudah sering bekerjasama dan menghasilkan drama-drama hits seperti seri Reply dan Prison Playbook.

Tahun ini, keduanya kembali bekerja sama. Seulgiroun Euisasaenghal (harafiah: Kehidupan bijak dokter), atau lebih dikenal dengan nama Hospital Playlist, adalah seri Wise Life kedua mereka setelah Prison Playbook.

Drama ini menceritakan lima orang dokter yang bersahabat sedari kuliah, sejak dua puluh tahun lalu. Mereka pun kini bekerja di rumah sakit yang sama.

Selayaknya tema wise life, walau berlatar belakang rumah sakit dan para pemainnya berperan sebagai dokter, drama ini lebih banyak menyorot sisi kemanusiaan dan relasi.

Tokoh utama, Lee Ik-joon (Jo Jung-suk) adalah asisten professor bedah umum. Ia dikenal ramah dan handal dalam bekerja. Amat disenangi semua rekan kerjanya.

Semasa kuliah, Ik-joon sering menghabiskan waktu di klub malam, tapi ajaibnya selalu menduduki peringkat pertama.

Kontrasnya, ada Ahn Jung-won (Yoo Yeon-Seok) asisten profesor bedah anak. Ia dikenal dengan julukan Buddha karena sifatnya yang sangat dermawan. Padahal, Jung-won adalah seorang Katolik yang sangat berdevosi.

Variasi karakter tokoh kian diramaikan oleh Kim Joon-wan (Jung Kyung-ho), professor torakoplastik. Sekilas ia terlihat menyebalkan, tidak ramah, tapi ternyata sangat perhatian kepada para residen dengan caranya sendiri.

loading…



Ada pula tipe anak mama seperti Yang Seok-hyung (Kim Dae-myung), asisten professor obsteri dan ginekologi (obgyn). Meski, terlihat dangkal dan sering bengong, tapi ia adalah dokter obgyn yang handal. Ia pun dikenal sangat perhatian pada pasien.

Baca juga:  Midnight Diner: Kisah Hidup dalam Makanan Jepang

Satu-satunya perempuan di kelompok para dokter ini adalah Chae Song-hwa (Jeon Mi-do) yang merupakan asisten profesor bedah saraf.

Song-hwa merupakan orang paling cemerlang di bidangnya. Ia dikenal sangat teliti serta berperan sebagai mentor yang disenangi semua residen. Meski berperawakan kurus, perempuan ini ternyata sangat doyan makan.

Selain bersahabat dekat, kelima dokter ini juga tergabung dalam band sedari kuliah. Latihan band menjadi cara mereka untuk saling merekatkan diri dan mengusir kejenuhan karena rutinitas kerja.

drama korea hospital

Yang menarik, para pemeran seri ini memang sudah terkenal sebagai aktor musikal, sehingga menonton latihan band mereka menjadi hal yang juga ditunggu-tunggu penggemar.

Jika pernah menonton karya Shin Won-ho lainnya, pastilah segera merasakan signature khas sutradara ini, yaitu momen nostalgia ke era 1990-an.

Sejumlah adegan flashback yang dapat membuat kita teringat dengan manis dan lucunya era itu. Soundtracknya juga cukup mendukung, banyak diisi lagu-lagu pop Korea klasik yang punya kenangan tersendiri.

Satu lagi, adanya cameo. Aktor-aktris yang pernah bekerjasama dengan sang sutradara kerap muncul di beberapa episode.

Jika kangen dengan keluarga Ssangmundong, Go A-ra atau Sung Dong-il, bersiaplah melihat kehadiran mereka walau hanya sekilas.

Hospital menyajikan nuansa menyenangkan dan adem, saat kita melihat persahabatan kelima dokter sepanjang drama.

Tidak hanya mereka berlima, orangtua para dokter pun akrab satu sama lain. Demikian pula para residen yang saling menyemangati alih-alih saling menjatuhkan atau bersaing sengit.

Sejauh ini Netflix sudah menayangkan 12 episode untuk season pertama. Di Korea Selatan, Hospital lebih dulu didistribusikan oleh tvN.

Kabarnya, drama ini juga akan dibuatkan season keduanya. **HW

loading…