Ekonomi Indonesia Masih Tumbuh Meski Pandemi Covid-19

0
10

Dalam rapat kabinet Rabu (6/5), Presiden Jokowi mengapresiasi realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal pertama 2020.

Dilaporkan oleh Badan Pusat Statistik, sepanjang Januari-April 2020 ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 2,97%.

Masih ada di angka positif merupakan pencapaian baik, mengingat dua bulan terakhir Indonesia menghadapi pandemi Covid-19.

Angka ini memang lebih rendah dari pertumbuhan ekonomi di kuartal terakhir 2019, sebesar 4,97%, atau mengalami turun dengan delta 2%.

Jika dibandingkan negara lain, pencapaian ini memang masih lebih baik. Tiongkok misalnya turun dengan delta yang lumayan besar, yaitu 12,8% (dari pertumbuhan 6% menjadi -6.8%). Italia punya delta penurunan 4,95% sementara Perancis deltanya 6,25%.

Pandemi Covid-19 memang memukul dua sisi sekaligus, baik sisi permintaan maupun penawaran.

Sektor manufaktur merupakan sektori produksi yang mengalami kontraksi terparah di kuartal ini.  Selain itu, sektor tanaman pangan, angkutan udara, pertambangan, industri logam, elektronik, penyediaan akomidasi serta mesin dan perlengkapan juga mengalami pertumbuhan negatif, meski masih belum terlalu besar.

Di sisi permintaan, angka inflasi pada April 2020 tercatat hanya 0,08 %, sangat rendah bila dibandingkan periode bulan Ramadan selama ini.

Meski demikian, konsumsi rumah tangga dan pengeluaran pemerintah sejauh ini menjadi lokomotif pertumbuhan yang menyumbang angka positif.

Demi memulihkan laju pertumbuhan, Presiden meminta jajaran kementerian dan pimpinan lembaga untuk merumuskan solusi agar pertumbuhan membaik.

Pemerintah pusat tengah menyiapkan skenario pemulihan ekonomi dari dampak pandemi. Ini diutamakan bagi pemulihan sektor dan subsektor ekonomi yang paling melambat di kuartal pertama tahun ini, seperti industri manufaktur.

Presiden juga menegaskan agar tiap lembaga pemerintah bekerja dengan kinerja yang lebih lagi selama masa pemulihan ini. Hal itu juga berarti kesediaan untuk diawasi.

Baca juga:  Mongolia: Keajaiban di Tengah Pandemi Covid-19

“Saya ingatkan, untuk penanganan dan pemulihan Covid-19 pemerintah harus betul-betul berpegang pada prinsip good governance. Pemerintah harus siap diawasi, bukan hanya oleh lembaga negara seperti DPR atau BPK, tapi juga oleh seluruh warga masyarakat,” ungkap presiden seperti dikutip kantor berita Antara.

Meski mengalami krisis, jajaran pemerintahan meyakini Indonesia dapat segera pulih begitu pandemi berakhir. **RS