Dedy Darmady sempat agak kesulitan menenangkan keluarganya. Pegawai di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang itu memang tengah melakukan pekerjaan yang berisiko. Ia merupakan salah satu petugas pengantar jenazah pasien yang positif Covid-19.

“Istri saya sempat syok. Tapi akhirnya saya jelaskan kalau ada SOP ketat. Pakai APD lengkap dan setelah selesai langsung APD-nya dibakar. Barulah dia mengerti,” kisahnya.

Jumat lalu (17/4) Dedy dan tujuh rekan yang lain mendapat tugas mengantar salah satu jenazah yang positif Covid-19 di Kota Padang. Namun, pihak keluarga meminta agar jenazah dimakamkan di kampung halaman, Koto Baru, yang berjarak sekitar 53 km dari Padang.

Perjalanan ke tempat pemakaman itu memakan waktu sekitar dua jam dan tidak sepenuhnya menggunakan mobil. Di tengah jalan, jenazah harus diangkat ke perahu karet untuk menyeberangi sungai. Foto saat mereka menyeberangi sungai dan membawa jenazah ini kemudian viral di media sosial. Aksi Dedy dan kawan-kawan sangat diapresiasi.

Dedy menceritakan ia sebenarnya juga punya kekhawatiran bisa tertular Covid-19. Namun, ia memandang tugas ini sebagai kewajiban. Sebelumnya, pria 35 tahun ini juga pernah mendapat tugas mengantar jenazah ke Pasaman, yang memakan waktu hampir empat jam. Batas waktu maksimal yang disyarakatkan protokol pemakaman Covid-19.

“Ya demi tugas, rasa takut itu dihilangkan. Yang penting ikut SOP-nya. Saya dan kawan-kawan juga berdoa sebelum bertugas,” ungkap Dedy.

Kepala DLH Padang, Mairizon membenarkan bahwa Dedy dan rekan-rekannya adalah tim yang dibentuk khusus untuk mengantar jenazah pasien Covid-19. Menurutnya ini merupakan instruksi walikota sebagai bentuk komitmen pemerintah bagi warganya.

“Pak Walikota, Mahyeldi, membentuk tim karena ini merupakan kewajiban Pemkot. Tak jarang Pak Wali juga turut mengantar. Ini tidak dipungut biaya,” papar Mairizon.

Baca juga:  Bioskop Batal Buka, Pilih Alternatif Nonton Online Ini

Semangat itulah yang juga diemban oleh para petugas pengantar seperti Dedy. Maka entah itu naik mobil, atau harus menyeberang sungai pun mereka tetap komitmen dalam bekerja.

Dengan komitmen ini, pemerintah kota Padang berharap pemakaman jenazah Covid-19 tidak lagi dirisaukan masyarakat. Keluarga maupun masyarakat sekitar bisa menerima, karena telah mengerti prosedur keamanannya. **RS

Sumber: Kompas, Tribunnews
Foto: Indonesia.go.id

By FOKAL

Faktual, objektif, dan kontekstual.