“Ibu saya itu sepertinya punya DNA super,” demikian Joanne Merola mengomentari kesehatan ibunya. Saat diwawancarai CNN, Joanne begitu senang karena sang ibu, Angelina Friedman sejak minggu lalu (20/4) sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Cerita warga New York ini tentu bukan hal yang begitu besar, sampai kita mengetahui bahwa Angelina adalah seorang berusia lanjut. Usianya telah lebih dari 101 tahun. Bukan hanya itu, perempuan lansia ini juga adalah seorang survivor kanker dan pernah mengalami beberapa kecelakaan.

Lebih unik lagi, Angelina juga pernah tertular flu Spanyol (virus H1N1), pandemi yang sempat menghantui dunia selama tahun 1918-1920. Saat itu Angelina masih bayi dan ikut bersama keluarganya pindah dari Italia ke Amerika Serikat. Ia tertular dalam perjalanan di kapal, namun akhirnya bisa sembuh.

Cerita Angelina itu serupa dengan Ada Zanussi. Ada yang berasal dari Lessona, Italia juga terinfeksi Covid-19 pada usia lanjut, yaitu 103 tahun. Sama seperti Angelina, ia juga pernah terinfeksi flu Spanyol saat masih berusia dua tahun.

Ada lebih dahulu terinfeksi Covid-19 pada awal Maret. Ia bahkan sempat menjalani perawatan yang sangat intensif, dimana ia hampir tak sadarkan diri selama tujuh hari. Namun, sebulan kemudian (8/4) ia dinyatakan sembuh sepenuhnya.

Mereka bukanlah yang tertua. Televisi Spanyol, Ronda TV, pertengahan bulan ini (16/4) mengangkat kisah Ana del Valle, warga Andalusia, Spanyol yang juga sembuh dari Covid-19. Perempuan berusia 106 tahun tersebut juga pernah terjangkit flu Spanyol seratus tahun silam.

Memang sejauh ini tidak ada kaitan antara kesembuhan dari flu Spanyol terhadap daya tahan menghadapi Covid-19. Kedua penyakit ini pun berasal dari keluarga virus yang berbeda. Meski demikian, daya tahan ketiga perempuan tersebut lolos dari dua kali pandemi yang menyerang jutaan penduduk dunia tentu patut diacungi jempol.

Baca juga:  Di India Ada Monyet Mencuri Sampel Covid-19

Covid-19 memang disinyalir memberi dampak yang cukup parah pada orang berusia lanjut. Akan tetapi, hal itu tidak berarti mereka tidak bisa sembuh. Ketiga perempuan ini telah membuktikan asalkan daya tahan tubuh dijaga dengan baik, orang dapat sembuh dari wabah ini.

Kesembuhan Covid-19 pada lansia juga tak terbatas pada mereka yang menjadi survivor flu Spanyol. Kisah kesembuhan Zhang Guangfen (103 tahun) dari Tiongkok, Rita Reynold (99) dari Inggris, Cornelia Ras (107) dari Belanda, Gina Dal Colleto (97) dari Brazil dan beberapa lansia lain juga memberi harapan baik. **RS

Foto: Theyucatantimes, 680news

By FOKAL

Faktual, objektif, dan kontekstual.