Hafidh dan Akram: Anak Kecil yang Bantu Atasi Covid-19 dari Uang Koin

0
30

“Saya aja nggak tahu kalau selama ini dia nabung. Sehari dapat seribu dua ribu. Eh… dia teh, ternyata simpan,” tutur Rikoh Rotikoh. Perempuan yang sehari-hari berjualan bakso tersebut tengah menemani putranya, Hafidh, memberi sumbangan ke Kantor Polsek Dayeuhkolot, Bandung.

Kejadian itu mewarnai pagi hari Kamis (16/4). Hafidh menyumbangkan uang sekitar Rp. 453.000 dengan sekian banyak pecahan uang koin. Uang tabungannya itu, kata Hafidh, diberikan untuk membantu membeli perlengkapan Alat Perlengkapan Diri (APD) petugas medis yang menangani pasien Covid-19.

Hafidh baru berusia sembilan tahun. Siswa kelas 3 SD Cipageran Dayeuh Kolot itu tentu tidak tahu apa saja item atau harga tiap elemen APD. Ia juga tidak punya banyak uang. Pekerjaan ayahnya sebagai tukang reparasi elektronik dan ibunya yang berjualan, tidak terlalu banyak menyediakan uang saku.

Hafidh hanya mendengar dari berita televisi dan obrolan kalau para petugas medis sangat membutuhkan APD. Mereka punya risiko besar kalau menangani pasien tanpa alat itu. Mendengar itu Hafidh tergerak. Ia mendesak agar uang tabungannya bisa dipakai untuk membantu.

Ada pula cerita Akram Khairuzan. Bocah asal Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan ini juga seumuran Hafidh. Akram selama enam bulan ini sudah cukup banyak menabung. Ia giat menyimpan uang jajan dan uang pemberian kerabat untuk membeli sepeda sport. Sudah tiga celengan yang ia buat penuh demi mendapatkan barang idamannya itu.

Tapi, hari Jumat minggu lalu (10/4) Akram mengubah impiannya. Ia menyumbangkan seluruh celengannya itu untuk membantu pengadaan APD di Rumah Sakit Batara Siang Pangkep.

“Isinya, ada tiga celengan, hasilnya dibelikan APD untuk disumbangkan ke dokter yang merawat pasien corona,” ucap Akram pendek. Ia tidak kecewa karena tidak bisa membeli sepeda. Kepeduliannya pada para dokter dan pasien sudah melampaui keinginan bergaya mengayuh sepeda sendiri. “Yang penting pasien cepat sembuh dan virus Corona ini hilang,” harapnya.

Baca juga:  Industri Pariwisata Ambruk Parah Karena Corona

Kisah dua anak kecil ini menjadi teladan sekaligus teguran buat kita. Anak kecil seusia mereka ternyata punya kepedulian besar. Memberi apa yang mereka punya untuk berbagi. Kita tentu bisa berbuat lebih, tapi apa kita mau seperti mereka? Anak kecil saja bisa lho… **RS

Sumber: Channel Youtube Pikiran Rakyat dan Kompas TV
Foto: Beny Rusmawan