Puluhan warga melambaikan tangan dari depan rumahnya masing-masing. Sejumlah anak juga turut bersama orang tuanya. Mereka membentangkan poster bernada dukungan. Ibu kepala desa bahkan turut menyambut, meski tetap menjaga jarak aman dan mengenakan masker.

Sambutan yang semeriah itu tidak pernah diduga oleh Dian Sari Maharani. Ia sendiri sudah sangat senang saat dibolehkan pulang ke desanya Tunggangri, kecamatan Kalidawir, Tulungagung pada Kamis (23/4). Perawat di RSUD dr. Iskak Tulungagung itu sudah dinyatakan sembuh dari Covid19.

Dian merupakan salah tenaga medis yang terpapar Covid-19 dari pasien Hn. di RSUD dr. Iskak. Keseharian ia bertugas di ruang ICU 1, tempat pasien Hn. sempat dirawat awal Maret lalu.

Selepas meninggal, barulah diketahui bila Hn positif terinfeksi virus corona jenis baru ini. Ini merupakan salah satu kluster penularan yang cukup besar di Tulungagung karena terkonfirmasi menulari keluarga dan sejumlah tenaga medis.

Dian mengaku sempat mengalami tekanan psikologis saat dinyatakan positif terinfeksi. Saat itu ia sempat kalut, terlebih saat mulai dikarantina. Untungnya banyak kerabat, rekat sejawat dan warga desanya yang mengirimkan pesan memberi dukungan dan semangat.

Dukungan ini tidak sia-sia. Rasa optimistis dan percaya diri yang terbangun, membuat daya tahan tubuh Dian meningkat. Hasilnya setelah tiga pekan dikarantina, ia dinyatakan sembuh. Dua kali tes “swab” terakhir selalu negatif. Rabu sore (22/4) ia dan tiga tenaga medis lain diperbolehkan pulang.

Kabar kesembuhannya didengar pula oleh warga desa. Itulah yang membuat mereka berinisiatif menyambut Dian layaknya pahlawan bagi desa mereka.

“Kami mengucapkan selamat datang kembali untuk Mbak Dian. Ini wujud terima kasih kepada teman-teman tenaga medis. Mudah-mudahan Mbak Dian diberi kesehatan dan bisa kembali berjuang untuk Indonesia,” ungkap Sri Lailatin, kepala desa Tunggangri.

Baca juga:  Trenggiling Hewan Unik yang Tahan Virus Corona

Benar-benat sembuh dan bisa berkumpul lagi dengan keluarga, Dian bertekad untuk kembali mengabdi kepada masyarakat untuk memberikan sosialisasi tentang Covid-19. Tak lupa ia berterimakasih atas dukungan dan sambutan yang begitu hangat ia terima.

Dian berharap semangat dan kehangatan serupa juga dikerjakan oleh warga Indonesia pada petugas medis lain maupun saudara-saudari kita pasien yang terinfeksi Covid-19. **RS

Sumber: Surabaya.bisnis.com

By FOKAL

Faktual, objektif, dan kontekstual.