November 12, 2013

Majapahit Peduli Warga Cimenyan

33 Flares Twitter 0 Facebook 33 Google+ 0 Pin It Share 0 Email -- Filament.io 33 Flares ×

Majapahit merupakan komunitas anak muda yang didirikan oleh 5 mahasiswa Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR), pada tanggal 28 Oktober 2012. Mereka adalah Gloria Marcella Morgen Wiria (Teknik Kimia 2009), Maria Goretti (Informatika 2009), Verina Kandake (Akuntansi 2010), Ricky (Teknik Industri 2010) dan Vin Cent (Akuntansi 2008). Dan saat ini telah memiliki 13 volunteer yang berasal dari UNPAR, Institut Telkom dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Tujuan dari komunitas ini adalah meningkatkan kesejahteraan sosial dan kandungan nutrisi warga Desa Cimenyan.

Februari 2013 lalu, Majapahit ikut serta dalam kompetisi Sosial Bisnis. Dalam kompetisi itu, Majapahit berhasil meraih juara lima pada tingkat nasional dan memperoleh dana untuk mengimplementasikan ide bisnisnya.

Ide dari komunitas ini adalah memberikan pekerjaan bagi warga Desa Cimenyan. Bapak-bapak diberikan pekerjaan budidaya lele, sedangkan ibu-ibunya mengolah ikan lele menjadi abon. Sampai saat ini, Majapahit telah berhasil membantu dua bapak dan lima ibu dari Desa Cimenyan RW 11 RT 3.

Mereka memilih ikan lele sebagai landasan dasar dari ide sosial bisnisnya karena kandungan nutrisi 1 kg ikan lele setara dengan 0,4 kg daging sapi. Keunggulan lainnya, harga ikan lele pun lebih terjangkau bagi masyarakat kelas menengah ke bawah. Sehingga, masyarakat yang tidak mampu dapat memenuhi asupan nutrisinya dengan mengkonsumsi ikan lele.

Dalam merealisasikan sosial bisnis ini, Majapahit bekerjasama dengan Dinas Perikanan Tingkat Provinsi dan Dinas Perikanan Tingkat Kabupaten. Dinas perikanan memberikan penyuluhan tentang cara beternak ikan lele dan mengolah ikan lele menjadi abon serta melakukan survey secara berkala ke Desa Cimenyan.

Pada tanggal 27 Oktober 2013 lalu, Majapahit menggelar acara panen raya lele sekaligus Launching produk abon lele yang diberi nama Aleci (Abon Lele Cimenyan). Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Rektor III UNPAR, Laurentius Tarpin. Beliau merasa bangga atas tindakan para mahasiswa, yang mau melakukan perubahan secara nyata di Desa Cimenyan.

kom_2

(Anggota Majapahit Memegang Aleci (Abon Lele Cimenyan))

Kegiatan Majapahit

Di usianya yang genap satu tahun, Majapahit terhitung telah dua kali menggelar penyuluhan. Penyuluhan pertama digelar pada tanggal 12 Januari 2013 dengan pembicara Iwan Gunawan selaku Wakil Ketua Kadin Jawa Barat dan penyuluhan kedua pada tanggal 9 Juli 2013 oleh perwakilan dari Dinas Perikanan tingkat Provinsi, Bapak Iwan dan Ibu Trinil.

kom_3

(Penyuluhan Pada Tanggal 12 Januari 2013)

Tidak hanya berbicara mengenai teori saja, Majapahit pun mengajak para bapak dan ibu Desa Cimenyan untuk berkunjung langsung ke tempat ternak lele di Indramayu dan pengolahan ikan lele di Desa Girimekar. Tujuan dari studi banding ini adalah agar warga Desa betul-betul memahami prinsip dasar dari pengoperasian bisnis ini.

kom_4

(Majapahit Berkunjung ke Indramayu Pada Tanggal 10 Juli 2013)

Majapahit pun sempat mengadakan acara buka puasa bersama pada momen Ramadhan Agustus silam.  Melalui kegiatan ini, Majapahit menunjukkan bahwa eksistensinya tidak hanya berfokus pada bisnis saja tapi juga membangun hubungan dan kepercayaan pada masyarakat desa.

Hingga saat ini, Majapahit terus berusaha berbenah sekaligus memperluas sayap bisnisnya dalam menjangkau warga Desa Cimenyan. Bagi para anak muda kota Bandung, yang merasa terbeban untuk membantu warga Desa Cimenyan, dapat menghubungi Majapahit melalui email majapahit.danone@gmail.com, facebook: Majapahit Aleci ataupun twitter: @majapahitaleci.

Gloria Marcella Morgen Wiria
CEO Majapahit