Profil

Otodidak Bersama Teman Kost-an

Rabu, 10 Februari 2010 14:03
Cetak PDF

E9-ProfilMandiri, bebas, punya banyak teman. Itulah beberapa manfaat yang dirasakan oleh anak-anak kost-an. Ada hal lain lagi ternyata yang bisa diambil lho, yaitu belajar bersama. Bagaimana sih ceritanya Nurdiana yang kerap disapa Mas Nur selama ngekost di Jogya?


Gimana sih ceritanya bisa ngekost di Jogyakarta?

Dulu aku ngekost bukan di kota Jogya sebenarnya, tapi di Bantul. Jadi akses atau prasarananya masih susah, makanya aku ambil kost-kostan yang dekat kampus. Kalau sekarang namanya Universitas Mercubuana.


Kenapa pilih ngekost daripada tinggal di tempat saudara?

Kalau bolak-balik dari kampus ke rumah saudara terlalu jauh, sekitar sepuluh kilometer. Sarananya kan juga tidak menunjang. Lalu dikost itu menurut aku lebih enak saja karena sebagian besar mahasiswa disana adalah pendatang dari luar Jawa, jadi bisa mengenal mereka.


Ada kisah unik tidak yang pernah dialami selama ngekost?

Ada yang menarik, tapi sedih dan menyenangkan. Yang paling dirasakan ya ada rasa bertanggung jawab dalam perkuliahan maupun lingkungan sehari-hari, belajar mengurus diri sendiri, dan masih banyak lagi sampai-sampai yang paling memprihatinkan pernah dilewati juga. Seperti kalau uang kiriman sudah habis harus mengirit sambil nunggu kiriman berikutnya, otomatis jadi belajar menggunakan uang. Nah, tapi aku sama teman-teman se-kost-an sering berinisiatif supaya tetap dapat memenuhi kebutuhan sampai uang kiriman datang.


Sekarang kerjanya sebagai apa?

Karena dulu mengambil jurusan ekonomi pembangunan dan teman-teman satu kost semuanya teknik. Justru setelah lulus bidang saya malah lebih condong ke teknik dan tidak ada hubungannya dengan jurusan saya. Sekarang kerjanya di bidang angkat alat-alat berat di salah satu perusahaan swasta. Di perusahaan ini justru membutuhkan tenaga kerja dalam bidang teknik dari sinilah aku mulai belajar lagi walaupun masih suka ngeblank kalau masalah alat-alat.


Apa sih manfaat ngekost yang berguna sampai sekarang?

Yang tadinya ngekost berteman dengan anak-anak teknik, jadi saat kerja kebawa. Dari yang tidak mengenal komputer, alat-alat teknik, dan lainnya akhirnya membuat aku belajar otodidak dari mereka. Lagipula ilmu mereka juga sebagian besar didapatkan dari otodidak bersama bukan dari kuliah saja. Makanya kita bisa berkembang bersama karena kita sering sharing atau debat sampai kadang tidak ada ujungnya. Selain itu aku juga dapat manfaat untuk belajar bertanggung jawab. Bukan hanya buat diri sendiri, tapi juga pemilik rumah kost-an. Kita biasanya punya rasa ingin bantu mereka karena selama ini tinggal dalam satu rumah, begitu juga sebaliknya, kita sering dibantu. Orang itu juga baik, sampai sekarang masih punya keinginan untuk balik kesana dan memberikan sesuatu ke dia. Sewaktu aku lulus pun dia tidak hanya cuek saja, tapi dia memberikan semangat buat kita supaya saat kerja nantinya harus sukses. Mau tidak mau rasa tanggung jawab dari kata-kata yang dilontarkan pemilik kost itu seperti cambuk semangat. Jadi punya pikiran untuk harus kerja, memenuhi kebutuhan, dan tidak lupa sama orang tua (pemilik kost) yang pernah menjaga karena orang tua yang di Jakarta kan menitipkan aku ke dia.


Apa yang mau disampaikan buat anak-anak yang akan milih ngekost?

Biasanya di lingkungan kampus kan banyak kost-an. Lebih baik pilih kost-an yang cocok dengan kita. Coba cari referensi dari teman-teman yang ngekost. Kalau tidak cocok ya jangan dipaksakan atau malah nuntut mau inilah, itulah. Tapi seandainya mau menyesuaikan keadaan disitu pasti lebih mudah menentukan cocok atau tidaknya.

 

Nama

Usia

Tpt/tgl. Lahir

Pekerjaan

Istri

:

:

:

:

:

Nurdiana Ananto

27 tahun

Sleman, 21 Juni 1983

pegawai swasta (CSE/ Costumer Service Executive)

Wike Fepi Rusdiana, P.Si.

Contasia Christie
About the author:
Mahasiswi Jurnalistik Unpad

Comments

No Comments, be the first to Comment

Add new Comment

 
 
 
 
 
 

RDBS Comment developed by Robert Deutz Business Solution

Banner Fokal

Baner