Profil

Jangan Mau Dibugilin Kamera!

Minggu, 08 Agustus 2010 00:04
Cetak PDF

E15-Profil2Belakangan, fenomena video mirip bergulir bak bola panas. Di sisi lain, berbagai kreatifitas untuk ‘perang’ terhadap tindak-tindak asusila berlansung. Salah satunya yang menamakan diri Gerakan Jangan Bugil di Depan Kamera (JBDK). Apa dan bagaimana komunitas ini memulai serta terus berjuang untuk moral anak-anak bangsa? Simak perbincangan Fokal dengan Mas Sony Adi Setyawan.


Alasan situs ini dibuat?

JBDK itu basisnya adalah blog. Segala ruang lingkup dan kegiatan JBDK, dituliskan hanya di http://tvLab.blogspot.com. Blog ini dibuat sebagai cara saya berkreasi dan mengembangkan kreatifitas saya di ruang maya. Sebagai seorang blogger, saya menyukai dunia tulis menulis dan internet.


Sudah berapa lama situs ini ada?

Sejak 2007


Tujuan adanya situs ini?

Sarana ekspresi saya pribadi sebagai blogger dan pusat gerakan JBDK


Mengapa Anda lebih menyoroti bidang pornografi di dunia maya?

Bidang kajian saya di dunia komunikasi, multimedia, broadcasting dan internet. Saya memandang pornografi di dunia maya harus dicermati sebagai hal penyimpangan yang harus disikapi dari sisi komunikasi kreatif. Maka, JBDK diperkenalkan sebagai perlawanan kreatif terhadap penyimpangan pornografi


Bagaimana proses dalam pembuatan situs ini sampai saat ini?

Proses pembuatan? Sederhana saja, ini kan blog, jadi saya isi berdasarkan pengalaman, pekerjaan dan riset saya yang terus berjalan dengan JBDK


E15-Profil3Apakah ada kendala dalam prosesnya? Kalau ada, sebutkan?

Kendalanya? Hmmm…mungkin waktu saya yang tersita untuk pergi ke berbagai kota, membuat saya terlambat update terhadap perkembangan kasus pornografi yang sedang saya hadapi.


Bagaimana respon masyarakat selama ini dengan adanya situs ini?

Responnya lumayan, karena blog JBDK http://tvLab.blogspot.com , tidak melulu menawarkan wacana mengenai masalah penyimpangan pornografi. Kita menawarkan wacana kreatifitas di bidang penulisan scenario, televisi dan buku.


Apa kegiatan orang-orang dibalik layar situs ini?

Saya dosen Fikom UMY dan penulis scenario. Yang lainnya? Ada yang menjadi pemusik, pekerja kreatif dan event organizer


Hal-hal atau kejadian menarik selama proses produksi/ pengelolaannya?

Biasa aja sih…semuanya menarik…


Pandangan Anda tentang video pornografi yang dilakukan oleh publik figur?

Parah ya…karena seharusnya mereka menjadi contoh kehidupan yang beretika, eh malah melakukan hal yang sebenarnya sangat tidak senonoh.


Langkah-langkah apa saja yang akan dilakukan kedepannya?

Hmmmm…kita lihat apakah pemerintah mempunyai strategi komunikasi dan strategi multimedia untuk menghadapi konten pornografi. Jangan hanya bicara di sisi hukum yang sampai sekarang seolah menabrak tembok. Mencoba melawan pornografi, tapi aplikasi di lapangan malah melempem dan nggak selesai-selesai hanya menghadapi 1 kasus. Coba lihat kasus Ariel yang berlarut-larut. Sudah lebih dari 20 hari Ariel ditahan tanpa keputusan yang jelas akan disidang atau tidak. Ini kan sudah pelanggaran prosedur. Belum lagi rencana Menkominfo ingin memblokir situs porno. Apakah Menkominfo ini mengerti secara detail proses pemblokiran dengan benar? Apakah beliau berani menjamin bahwa rencana pemblokiran ini bukan sekedar lip service semata? Seharusnya memang dibutuhkan kerja tim yang solid untuk menyelesaikan masalah ini. Jangan parsial dan seolah saling bertengkar satu sama lain.


E15-Profil1Harapan untuk masyarakat pemerintahan, publik figur dalam menghadapi terpaan konvergensi media (internet)?

Untuk masyarakat; Mari menahan diri dan melindungi anak kita masing-masing terhadap terpaan pornografi. Dengan cara  belajar etika bergaul di dunia maya, penggunaan etika gadget mobile dan mengerti tentang masalah pornografi secara menyeluruh bukan sekedar tren topic terkini.

Untuk Pemerintah ;  Ayo dong Mendiknas, Menkominfo, Bareskrim, Tokoh masyarakat, MenkuHam dan pimpinan media massa bersatu bersama menyelesaikan masalah ini. Jangan saling berteriak secara parsial. Kita pasti bisa.

Publik Figur; Sadarlah, bahwa fans anda itu jutaan. Jangan sembrono melakukan tindakan. Ingat, kalian milik masyarakat. Kalian bertangggung jawab terhadap segala efek penyimpangan yang kalian lakukan.


Redaksi Fokal
About the author:

Kontak: Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya

Faktual, Objektif dan Kontekstual

Comments (0)add comment

Write comment
smaller | bigger
 

busy

Banner Fokal

Baner

____________


Mari berdiskusi bersama dengan mengisi kotak komentar

Baner
Baner