5 Flares Twitter 0 Facebook 5 Google+ 0 Pin It Share 0 Email -- Email to a friend 5 Flares ×

“You are what you share…” Charles W. Leadbeater

Media sosial mempunyai peranan penting dalam perkembangan masyarakat dewasa ini. Hampir setiap kehidupan manusia disentuh oleh sebuah teknologi bernama “media sosial”, mulai dari bisnis, pendidikan, hingga dunia politik. Misalnya saja, Facebook, media sosial paling populer saat ini, telah menjadi sarana untuk transaksi jual beli, kampanye calon kepala daerah, hingga permainan online.

Facebook tidak sendirian. Masih banyak aplikasi media sosial lain yang bertebaran dan menawarkan keunggulannya sendiri, baik sekedar hiburan hingga membagikan gagasan dan pemikiran.

Selain fungsi tersebut, media sosial juga dapat berperan dalam menggambarkan kepribadian seseorang. Jenis konten apa yang dibagikan orang tersebut, apakah pengalaman, pengetahuan, kritik, hingga informasi yang benar.  Sayangnya, tidak sedikit yang menggunakan media sosial untuk menebar kebencian, fitnah, kekerasan, dan lainnya. Hal-hal tersebut dapat menggambarkan setiap pribadi yang menggunakan media sosial.

Media sosial sebagai hasil dari perkembangan teknologi, sejatinya bersifat netral. Dampak buruk dari media sosial sesungguhnya bukan disebabkan oleh media sosial itu sendiri, tetapi dari bagaimana manusia menggunakannya. Karena itu, menggunakan media sosial secara cerdas adalah sebuah keharusan.

Sebagai mahasiswa, sudah seharusnya kita cerdas membagikan informasi dan gagasan dalam berbagai bidang yang kita kuasai. Contohnya dalam bidang hukum, tugas penting dalam perkembangan masyarakat saat ini dalam bidang hukum adalah sosialisasi regulasi. Tidak semua lapisan masyarakat mau membuka website perundang-undangan atau regulasi terkini. Kebanyakan lebih sering mengakses media sosial.

Kita dapat memanfaatkan hal tersebut dengan memberikan informasi tentang regulasi terbaru dengan cara kita sebagai mahasiswa. Cara ini menurut saya sangat efektif untuk mengurangi masyarakat yang minim informasi mengenai hukum. Lapisan masyarakat beserta pemerintah juga membutuhkan pandangan mahasiswa sebagai agen perubahan dalam perkembangan zaman. Dengan adanya media sosial, tidak hanya mahasiswa, tetapi juga semua kalangan dapat saling memberikan informasi dan manfaat lainnya.

It’s not how you live, but it’s also how you share

Media sosial memilki beragam hal positif yang dapat kita manfaatkan. Sebaliknya, kita pun dapat berbagi hal positif tersebut untuk pengguna media sosial lainnya. Sebagai mahasiswa, salah satunya kita dapat memberikan pengetahuan yang kita peroleh di perkuliahan melalui media sosial.

Sebagian kecil orang mungkin beranggapan tidak membutuhkan, tetapi masih banyak yang belum mengetahui informasi yang kita berikan tersebut. Begitu pula sebaliknya, banyak juga hal-hal lain yang belum kita ketahui dan dapat kita lihat melalui media sosial. Menjalani perkembangan di media sosial setali tiga uang dengan menjalani hidup di dunia nyata. Tak hanya dijalani, tetapi juga dibagikan.