Tidak Surut Walau Sulit

Tidak Surut Walau Sulit

849
0
11 Flares Twitter 0 Facebook 11 Google+ 0 Pin It Share 0 Email -- Filament.io 11 Flares ×

Teman-teman ingat nggak kalau setiap tanggal 20 Mei itu diperingati sebagai hari apa? Berdasarkan survei kecil-kecilan yang penulis lakukan, sebagian besar para pemuda tidak ingat kalau tanggal 20 Mei adalah Hari Kebangkitan Nasional.

Nah, Hari Kebangkitan Nasional itu diperingati pada tanggal berdirinya organisasi bernama Boedi Oetomo, yang digagas oleh dr. Soetomo dan rekan-rekannya dari STOVIA (Sekolah Dokter Jawa). Awalnya, organisasi ini bergerak di bidang pendidikan, sosial dan budaya, yang kemudian turut bergerak di bidang politik.

Ketika Boedi Oetomo didirikan, kehidupan masyarakat tidak semudah sekarang. Belanda masih menjajah Nusantara, dan mayoritas masyarakat tidak berpendidikan juga buta huruf. Perguruan tinggi hanya ada di Jakarta, Bandung, dan Surabaya.

Di tengah kesulitan itu, pemuda tidak surut dan padam. Mereka tetap berusaha untuk bangkit dan menggelorakan perjuangan. Mereka bercita-cita agar rakyat bisa merdeka dan bisa berkuasa di atas tanah miliknya sendiri. Mereka merindukan rakyat Indonesia yang makmur dan sejahtera.

Meski kondisi kesejahteraan ini sudah meningkat jauh dibandingkan era Boedi Oetomo, para pemuda zaman sekarang justru terkesan tidak peduli dengan kondisi masyarakat di sekitarnya. Memang betul, tidak semua pemuda seperti itu. Mulai banyak pemuda yang mengabdikan diri melalui program Indonesia Mengajar, sebuah program yang mengajak pemudia mengabdikan satu tahun dengan mengajar di sekolah dasar yang terpencil dan tertinggal.

Penulis sendiri memilih mengikuti Sahabat Anak, yayasan nirlaba yang memberikan pendidikan serta memperjuangkan hak anak-anak marjinal dan anak jalanan di Jakarta. Relawan yang bergabung di Sahabat Anak adalah mereka yang peduli terhadap kesejahteraan anak jalanan dan memberi perhatian melalui persahabatan.

Tidak ada salahnya kita sebagai pemuda turut ambil bagian melakukan sesuatu bagi masyarakat disekitar kita. Berikut kutipan yang penulis ambil dari situs Indonesia Mengajar cukup mengingatkan kita untuk mulai melakukan sesuatu.

“Berhenti mengeluh tidaklah cukup. Berkata-kata indah dengan penuh semangat juga tidak akan pernah cukup. Lakukan sesuatu saat ini juga. Satu langkah kita akan mengundang yang lain juga bergerak.”